Krisis Moral di Era Serba Cepat

Berbagai kajian menyebut meningkatnya kecenderungan kekerasan, perundungan, perilaku menyimpang, dan hilangnya sopan santun sebagai tanda krisis etika di kalangan remaja Indonesia. Akar masalahnya tidak tunggal: kombinasi pendidikan yang terlalu kognitif, minimnya keteladanan, gempuran budaya instan, serta melemahnya peran agama dalam praktik sehari-hari memperparah kondisi ini.​

Polarisasi Agama dan Retaknya Persaudaraan
Dalam beberapa tahun terakhir, intoleransi dan polarisasi berbasis agama maupun ideologi kembali mencuat di ruang publik. Media sosial sering menjadi medan saling serang, pelabelan, dan generalisasi negatif, sehingga semangat ukhuwah dan persaudaraan sebangsa terkikis oleh narasi saling curiga dan kebencian.​

Hoaks Keagamaan dan Lemahnya Literasi
Riset menunjukkan hoaks bernuansa agama menyebar luas dan sangat mudah dipercaya karena menyentuh emosi keimanan, bukan nalar kritis. Rendahnya literasi media dan literasi keagamaan membuat banyak orang menyebarkan kabar bohong tanpa verifikasi, yang kemudian memicu kegaduhan, perpecahan, bahkan potensi kekerasan.​

Pentingnya Pendidikan Islam yang Kritis dan Menyejukkan
Situasi ini menuntut model pendidikan Islam yang tidak hanya menekankan hafalan, tetapi juga mengasah kemampuan berpikir kritis, empati sosial, dan sikap moderat dalam beragama. Generasi muslim perlu dibekali kemampuan membaca teks wahyu dan konteks sosial secara seimbang, sehingga nilai-nilai Islam tampil sebagai rahmat yang menyejukkan, bukan sumber konflik.​

Peran STAI Mujtahadah: Membangun Peradaban dengan Ilmu dan Iman
STAI Mujtahadah hadir sebagai lembaga pendidikan tinggi Islam yang mengintegrasikan pendidikan Islam, penelitian, dan pengabdian masyarakat untuk mencetak generasi muslim berwawasan luas dan berakhlak mulia. Melalui pembelajaran yang memadukan teori, praktik lapangan, dan kajian ilmiah, kampus ini mendorong lahirnya pendidik, da’i, dan ilmuwan muslim yang moderat, humanis, serta siap merespons problem krisis moral dan polarisasi dengan dakwah yang cerdas dan menyejukkan. Dengan komitmen pada pendidikan Islami yang humanis dan pengabdian untuk umat, STAI Mujtahadah mengambil peran strategis dalam membangun peradaban Indonesia yang berkeadilan, beretika, dan berlandaskan iman.

Categories:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *