Menjadi “Mujtahid” Modern: Mengapa Kuliah di STAI Mujtahadah Bukan Sekadar Mengejar Gelar?

Di era di mana informasi bisa didapat hanya dengan sekali klik, banyak orang terjebak dalam fenomena “tahu sedikit tentang banyak hal, tapi tidak mendalam dalam satu hal pun.” Dunia saat ini tidak kekurangan orang pintar, tapi kekurangan orang yang mampu melakukan Ijtihad—berpikir sungguh-sungguh untuk menjawab tantangan zaman.

Di STAI Mujtahadah Pekanbaru, kami tidak hanya mencetak lulusan yang hafal teks, tapi mencetak pemikir yang mampu memberikan solusi bagi umat. Inilah alasan mengapa pengalaman belajar di sini terasa berbeda:

  1. Budaya Kritis: Beragama dengan Cerdas
    Kuliah di STAI Mujtahadah mengajarkan kita bahwa Islam adalah agama yang sangat menghargai akal. Mahasiswa diajak untuk berdiskusi secara mendalam, membedah persoalan sosial dari sudut pandang hukum Islam, dan mencari relevansinya di masa kini. Kita tidak hanya belajar apa yang harus dipikirkan, tapi bagaimana cara berpikir yang benar (Manhajul Fikr).
  2. Melawan Arus “Kematian Kepakaran”
    Saat ini, semua orang bisa bicara agama di media sosial tanpa dasar ilmu yang jelas. Mahasiswa STAI Mujtahadah disiapkan menjadi standar baru kepakaran. Dengan bimbingan dosen yang kompeten, mahasiswa belajar untuk teliti dalam mengambil sumber, moderat dalam bersikap, dan santun dalam menyampaikan kebenaran.
  3. Spiritual Leadership (Kepemimpinan Berbasis Hati)
    Dunia kerja dan organisasi saat ini sangat haus akan sosok pemimpin yang jujur. Di STAI Mujtahadah, kepemimpinan dimulai dari diri sendiri melalui disiplin ibadah dan penguatan akhlak. Kami percaya bahwa pemimpin yang paling efektif adalah mereka yang selesai dengan dirinya sendiri sebelum mengurusi orang lain.

Apa yang Anda Dapatkan Selain Ilmu Akademik?
Menjadi bagian dari keluarga besar STAI Mujtahadah berarti memasuki lingkungan yang mendukung pertumbuhan Anda secara utuh:

Networking yang Solid: Bertemu dengan sesama pejuang ilmu yang memiliki visi besar untuk masa depan Riau dan Indonesia.

Pengabdian Nyata: Kesempatan untuk terjun langsung ke masyarakat melalui program-program yang melatih empati dan kemampuan manajerial.

Keseimbangan Hidup: Kampus yang menjaga nilai-nilai keislaman tetap hidup di tengah gaya hidup modern yang serba cepat.

Kesimpulan
Nama Mujtahadah adalah doa sekaligus tantangan. Ia memanggil siapa saja yang tidak puas hanya menjadi rata-rata. Jika Anda ingin menjadi sarjana yang memiliki kedalaman ilmu agama, ketajaman analisis sosial, dan keluhuran budi pekerti, maka STAI Mujtahadah Pekanbaru adalah tempat di mana perjalanan besar Anda dimulai.

“Dunia tidak berubah karena orang yang sekadar tahu, tapi dunia berubah karena orang yang bersungguh-sungguh (Mujtahid) dalam mewujudkan ilmunya.”

Categories:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *