Indonesia retak polarisasi SARA 40% naik, hoaks dakwah ekstrem banjir medsos, korupsi Rp500T/tahun, sementara umat Islam bingung antara syariah modern vs tradisi kaku—ancam peradaban damai di tengah krisis moral 2025. STAI Mujtahadah jawab dengan generasi ilmuwan Muslim: kritis, moderat, dan pengabdi—sinergi pendidikan Islam, riset, plus aksi sosial nyata.
Dakwah Digital Chaos: Hoaks Kuasai Gen Z, Ulama Moderat Tersingkir
Konten radikal viral TikTok bikin konflik umat, 70% anak muda googling fatwa campur aduk sampe bingung halal-haram, sementara dakwah moderat kalah algoritma. Hasil? Polarisasi naik, toleransi turun.
Pendidikan Islam STAI Mujtahadah latih da’i humanis: berpikir kritis + nilai Islam sejati, seperti testimoni Ust. Ahmad Fauzi. Mahasiswa bukan hafalan mati, tapi penggerak damai via studi kasus kontemporer dan pengabdian masyarakat.
Korupsi & Ketidakadilan: Umat Butuh Etika Islam Terapan, Bukan Ceramah Doang
Ekonomi runtuh gara-gara korupsi dan riba, UMKM megap-megap, tapi kajian syariah stuck teori tanpa riset aplikatif—padahal Islam punya blueprint keadilan sosial. Generasi muda haus ilmu + iman yang relevan zaman.
Penelitian & Pengembangan Ilmu di sini dorong inovasi keislaman-sosial-sains: kajian moderasi beragama, etika bisnis halal, sampai solusi kemiskinan. Alumni seperti Siti Aisyah bukti: ilmu modern tak lepas spiritualitas.
Pendidikan Ambruk, Anak Muda Cari Ilmu Instan: Islam Moderat Jadi Solusi
Sekolah PAI minim guru moderat, bullying SARA remaja meledak, sementara budaya instan bikin akhlak luntur—umat butuh pendidik yang tarbiyah hati + akal. STAI Mujtahadah bentuk tarbiyah profesional via praktik lapangan.
Pengabdian Masyarakat jadi andalan: dakwah menyejukkan, pelatihan umat, pemberdayaan—mahasiswa seperti M. Ridwan langsung turun lapangan, ubah “krisis moral” jadi peradaban berkeadilan.
STAI Mujtahadah: Bangun Indonesia Damai dari Ilmu, Iman, dan Aksi Lapangan
Krisis hari ini bukan kutukan, tapi panggilan buat muslim mujtahad—unggul ilmu, mulia akhlak, aktif pengabdian. Bergabung sekarang di STAI Mujtahadah, jadi bagian generasi yang selamatkan bangsa dengan Islam moderat dan inovatif


Leave a Reply