Radikalisme Digital & 6.402 Hoaks Agama: STAI Mujtahadah Cetak Muslim Moderat Lawan Ancaman 2025!

Indonesia banjir 6.402 konten radikalisme-terorisme hingga Agustus 2025 (BNPT), plus 180.954 blokir hoaks intoleran seperti umrah/haji gratis palsu & dakwah Zakir Naik kontroversial—pemerintah blokir medsos ekstrem, tapi intoleransi naik meski terorisme turun. MUI was-was ustadz medsos tanpa sanad buka pintu radikalisme, sementara indeks toleransi 76% masih rapuh di tengah kiblat baru hoax & panti sosial radikal ditutup Jambi.

Banjir Propaganda Jihadis: Dari Telegram ke TikTok Gen Z

Kelompok seperti ISIS/HTI pakai YouTube, Telegram, & AI deepfake sebarkan dakwah jihadis visual—target urban youth dengan storytelling simbol Quran, rekrut 57% netizen terpapar hoaks agama mingguan (Katadata). Forum Malang-Strategis 2025 bahas infiltrasi MUI & pesantren via Trans7 kontroversi, plus intoleransi tewaskan pelajar SD—kebebasan beragama 2025 masih bermasalah USCIRF. Dakwah ekstrem medsos tanpa sanad rentan sesat, picu disintegrasi pasca-Jokowi-Prabowo.

STAI Mujtahadah: Pendidikan Islami Humanis Anti-Radikal Digital

STAI Mujtahadah jawab krisis lewat Pendidikan Islam terpadu (ilmu agama-modern), Penelitian Inovasi Keilmuan, & Pengabdian Masyarakat—cipta da’i moderat, pendidik kritis, & aktivis sosial berakhlak mulia. Dosen seperti Ust. Ahmad Fauzi tanam fondasi moral, alumni Siti Aisyah (2019) gabung wawasan ilmiah-spiritual, mahasiswa M. Ridwan rasakan lingkungan motivatif. Program humanis lawan radikalisme: dakwah damai digital, kajian anti-hoaks, & pemberdayaan umat bangsa.

Generasi Ilmuwan Muslim: Solusi Moderasi Beragama 2025

Di era kebisingan info, STAI Mujtahadah bangun peradaban adil-etis via sinergi ilmu-iman—mahasiswa berpikir kritis, jiwa sosial, semangat dakwah sejuk lawan propaganda jihadis. Komitmen ini relevan saat potensi intoleransi besar & radikal tumbuh subur—lulusan jadi benteng moderasi Islam Nusantara.

Generasi muda, daftar STAI Mujtahadah sekarang—jadi lentera dakwah damai, tangkal radikal digital, & bangun Indonesia harmonis!

Categories:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *